DNS (Domain Name System) adalah suatu sistem yang digunakan untuk memetakaan alamat IP address menjadi hostname. Sistem ini sangat diperlukan mengingat keterbatasan manusia dalam menghafal angka dibandingkan huruf (nama). Bayangkan jika kita harus mengingat alamat http://202.158.66.86 untuk mengakses situs detikcom. Tentunya jauh lebih mudah untuk mengakses situs detik com dengan alamat http://www.detik.com. Intilah tugas utama DNS server, yaitu memetakan IP 202.158.66.86 menjadi FQDN (Fully Qualified Domain Name) www.detik.com. Pada tutorial kali ini akan dibahas konfigurasi DNS server pada sistem ubuntu dengan menggunakan bind9.
Untuk dapat mulai mengkonfigurasikan DNS, terlebih dahulu install paket bind9 yang akan digunakan sebagai software DNS Server.
# apt-get install bind9
Setelah bind9 terinstall, tugas selanjutnya adalah:
1. Mengedit /etc/bind/named.conf.options. File ini berisi konfigurasi umum software bind9.
2. Mengedit /etc/bind/named.conf.local. File ini berisi konfigurasi letak file zones pada domain kita.
3. Menciptakan file zones yang akan digunakan untuk menampung database domain.
4. Mengedit /etc/resolv.conf agar mengarah pada DNS server yang telah dibuat.
Dalam tutorial ini diasumsikan domain yang digunakan adalah belanjapuas.com dengan alamat ip 192.168.56.1.
1. Edit file /etc/bind/named.conf.options
Jika ISP kita mempunyai DNS server sendiri, kita dapat menambahkan konfigurasi forwarder sehingga data yang tidak bisa diresolve oleh DNS server lokal akan diteruskan ke DNS server ISP. Tambahkan baris dibawah sesuai alamat IP DNS server ISP (dibawah ini adalah contoh dari DNS Speedy).
forwarders {
222.124.204.34;
202.134.0.155;
};
2. Edit file /etc/bind/named.conf.local.
File ini menampung konfigurasi DNS lokal. Sebagai contoh tambahkan baris dibawah untuk mengkonfigurasikan bind agar melihat database forward zone pada file /etc/bind9/db.belanjapuas.com dan reverse zone pada db.192.
zone "belanjapuas.com" {
type master;
file "/etc/bind/db.belanjapuas.com";
};
zone "56.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.192";
};
3. Ciptakan dua buah file zones yang akan menampung database domain.
File pertama untuk menampung data forward zone:
# touch /etc/bind/db.belanjapuas.com
File kedua untuk menampung data reverse zone:
# touch /etc/bind/db.192
Isi file /etc/bind/db.belanjapuas.com dengan data dibawah:
;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA ns.belanjapuas.com. mail.belanjapuas.com. (
2010010505 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
localhost IN A 127.0.0.1
@ IN NS ns.belanjapuas.com.
ns IN A 192.168.56.1
smtp IN CNAME ns
www IN CNAME ns
ftp IN CNAME ns
Isi file /etc/bind/db.192 dengan data dibawah:
;
; BIND reverse data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA ns.belanjapuas.com. mail.belanjapuas.com. (
2010010503 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS ns.
1 IN PTR belanjapuas.com.
www IN CNAME ns
smtp IN CNAME ns
cups IN CNAME ns
proxy IN CNAME ns
4. Edit file /etc/resolv.conf
Tambahkan baris dibawah ini
search belanjapuas.com
nameserver 192.168.56.1
Konfigurasi bind selesai. Restart bind
# /etc/init.d/bind9 restart
Tes konfigurasi dengan menggunakan perintah nslookup, host, ataupun dig.
nslookup www.belanjapuas.com
host belanjapuas.com
dig belanjapuas.com